Bagaimana arsip ini dipakai, atas dasar apa ia dirancang, dan untuk apa ia dibangun. Yang menentukan mutunya bukan apa yang bisa ditampilkan, melainkan apa yang menolak ditampilkan.
Seorang sosiolog menulis jurnal, seorang penulis menyampaikan pendapat, dan seorang Wakil Rektor mengeluarkan pernyataan. Ketiganya orang yang sama, tetapi bobot dan pertanggungjawabannya berbeda. Di internet ketiganya tercampur begitu saja. Arsip ini memisahkannya menjadi tiga register, melacak dampaknya, dan menuntut bukti untuk tiap klaim.
Triple-Lens Reader memisahkan tulisan menurut register. Discourse Impact Tracker menelusuri apakah sebuah pernyataan meninggalkan jejak yang bisa dibuktikan. Ask the Corpus menjawab pertanyaan bahasa sehari-hari dengan sumbernya, dan menolak menjawab ketika arsip tidak memuatnya.
Klaim pengaruh tidak diterima tanpa dokumen. Kutipan tidak dimuat tanpa tautan ke sumber aslinya. Mesin tidak menyusun kalimat ketika arsip tidak memuat jawabannya. Kekosongan ditampilkan sebagai kekosongan, bukan ditambal.
Pengetahuan yang dihasilkan kampus jarang kembali kepada orang yang menjadi subjeknya. Arsip ini dibuka supaya jalurnya berjalan tiga arah: bisa diperiksa siapa pun, bisa dibantah mereka yang diteliti, dan boleh dipakai ulang dengan menyebut sumbernya.