Bincang Pinggiran
Kebijakan dirancang di pusat, akibatnya ditanggung di pinggiran. Seri dialog ini membalik arah bicara itu, dari Humbang Hasundutan sampai Raja Ampat.
Musim 1
-
RUANG POLITIK: Ujung Jejak Politik 2021
— bersama Redaksi Bincang Pinggiran , Yogyakarta
-
KLITIH: Membongkar Ekspresi Anak Muda dalam Kepungan Represi
— bersama Bondan Nusantara, tokoh budaya , Yogyakarta
-
Geliat Anak Muda Masa Pandemi di Kawasan Wisata Borobudur
— bersama Mbak Cemplon, pemandu wisata dan penggerak desa , Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah
-
Daya Negosiasi Warga Borobudur di tengah Agenda Otorita
— bersama Mas Santo, organisator komunitas , Kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah
-
Inisiatif Desa di Wisata Candi Prambanan: Haruskah Bertepuk Sebelah Tangan?
— bersama Mas Gandang, Kepala Desa Tamanmartani , Desa Tamanmartani, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta
-
Menerobos Kebijakan: Ketika Warga Terpaksa Sakit
— bersama Mbak Enggar, Dewan Kesehatan Rakyat , Tanjungsari, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
-
Anak Muda Desa Bergerak Perbaiki Data
— bersama Mas Dendi, penggerak data desa , Desa Pule, Kediri, Jawa Timur
-
Kaum Muda Jaga Tradisi Menggerakkan Ekonomi Desa
— bersama Mas Dangin dan Mas Andi, penggerak Pasar Pundensari , Desa Gunungsari, Madiun, Jawa Timur
-
Kebijakan Data Desa Sebagai Ruang Kekerasan Simbolik Negara
— bersama Rieke Diah Pitaloka, politisi , Jakarta
-
Menyelamatkan Pangan Lokal Melalui Sekolah Pagesangan
— bersama Mbak Diah, pendiri Sekolah Pagesangan , Dusun Wintaos, Gunungkidul, DI Yogyakarta
Musim 2
-
Agradaya membuka Pasar Rempah untuk Desa Berdaya
— bersama Andika dan Asri, pendiri Agradaya , Menoreh, Kulon Progo, DI Yogyakarta
-
Layang-layang Budaya Pertahanan Manusia di sekitar Sawah
— bersama Mas Kasan, penggerak desa
-
Bertani Di Kota Bersama Warga
— bersama Vania, penggerak Seni Tani , Bandung, Jawa Barat
-
Membangun Jejaring Ketahanan Pangan dari Sorghum Pangan Lokal di NTT
— bersama Elsa, sarjana pertanian, bersama Maria Loreta , Flores Timur, Nusa Tenggara Timur
-
Bisakah SDM di Desa diangkat dari Peristiwa Budaya? Pengalaman Legusa Festival
— bersama Roni Caron, musisi dan seniman , Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat
-
Geliat Desa Terpencil yang Digerakkan oleh Perempuan: Cerita dari Humbang Hasundutan
— bersama Rela Mardiana Barasa, penggerak desa , Desa Ambobi Paranginan, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara
-
Keberanian Anak Muda Milenial Meniti Jalan Bertani
— bersama Ronaldo, penggerak Milenial Gecur , Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur
-
Petani Muda, Agen Pertahanan Ekologi di Indonesia
— bersama Dimas Bagus Pratama, petani ekologis
Musim 3
-
Anak Muda Papua Mengorganisasikan Kedaulatan Kampung
— bersama Kak Unes, Perkumpulan Bentara Papua , Kampung Solo, Salawati Barat, Raja Ampat, Papua Barat Daya
-
KKN di Desa, Kolaborasi Pendidikan dan Partisipasi Warga, Mengapa Itu Penting?
— bersama Dr. Arie Sujito bersama pimpinan UGM , Kabupaten Madiun, Jawa Timur
-
Dari Bukit Sampah Jadi Bukit Wisata: Kreativitas Para Muda Dibalik Viralnya Bukit Porong
— bersama Bung Roni, Ikatan Pemuda Kreatif , Desa Coal, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur
Kata Kunci